Cara Ampuh Mengatasi Shopaholic

Wanita doyan belanja? Itu hal wajar sih, emang udah naluri kayaknya. Yang nggak wajar itu kalau belanja tapi tidak bisa mengontrol nafsu belanjanya, bahkan seperti kecanduan belanja. Cewe memang lekat dengan yang namanya kegiatan berbelanja. Tapi jangan salah sob, cowo juga ada lho yang doyan belanja. Hanya saja yang dibeli cowo sama cewe itu tentu aja beda, kalau cewe umumnya yang dibeli adalah baju, tas, sepatu, dsb. Nah, kalau cowo biasanya tergantung sama hobi atau kesukaannya. Kalau hobi motor biasanya doyan banget beli aksesoris buat dandanin motornya, yang hobi musik biasanya sukanya beli alat musik, album musik atau apalah.

Sebenarnya apa sih shopaholic itu? Apa ada bedanya shopaholic dan suka belanja? Sophaholic berasal dari dua kata, yaitu shop dan aholic. Shop memiliki arti belanja dan aholic yang merujuk pada suatu kebiasaan yang merupakan suatu ketergantungan terhadap hal tertentu yang dilakukan secara sadar atau tidak. Beberapa literatur menggolongkan shopaholic sebagai suatu bentuk penyimpangan obsesif-kompulsif yang merupakan gangguan psikologis. Penyimpangan obsesif kompulsif ditandai dengan pikiran-pikiran yang berulang kali menghantui seseorang untuk melakukan perilaku tertentu dan adanya perilaku tertentu yang jika tidak dilakukan akan merasa tersiksa sehingga orang tersebut akan melakukan perilaku tersebut berulang-ulang. Jadi, shopaholic itu tingkatannya lebih dari sekedar suka belanja. Shopaholic lebih tepat dikatakan sebagai kecanduan belanja. Siapa pun bisa mengalami sophaholic baik itu cewe maupun cowo.

Cara mengatasi shopaholic :

  • Cari teman yang hemat. Pasti tahulah bahwa teman secara langsung maupun nggak langsung membawa pengaruh pada kita. Berteman dengan teman yang juga “gila belanja” tentunya akan memperparah sifat shopaholic. Bahkan yang awalnya bukan shopaholic pun bisa jadi tertular kebiasaan teman yang shopaholic.
  • Hindari window shopping. Mungkin niat awal ketika jalan-jalan ke pusat perbelanjaan sama teman cuma untuk window shopping tapi tidak menutup kemungkinan para shopaholic bakal benar-benar melakukan shopping.
  • Belajar move on dari kecintaan terhadap “diskon”. Kata Bang Raditya Dika, “Besarnya diskon di sebuah mall berbanding lurus dengan tingkat keganasan cewe di mall tersebut.” haha… dan kayaknya statement itu bener banget. Makanya, sebisa mungkin para shopaholic harus belajar menghilangkan hasrat belanja ketika mendengar kata “diskon”.
  • Membuat daftar belanja. Hal ini kelihatannya sepele, tapi jangan salah sob.. dengan membuat daftar belanja akan sedikit mengontrol shopaholic untuk membeli sesuatu. Daftar belanja dibuat dengan pertimbangan barang apa saja yang benar-benar dibutuhkan dan disesuaikan dengan kondisi keuangan.
  • Hindari penggunaan credit card terlalu sering. Kartu kredit kadang membuat penggunanya lepas kontrol dalam berbelanja.
  • Bawa uang cash yang terbatas tapi mencukupi. Artinya, bawalah uang yang pas ketika akan berbelanja. Perkirakan berapa harga barang yang akan sobat beli, dan lebihkan sedikit untuk jaga-jaga jika kurang. Ini efektif untuk mengendalikan nafsu belanja karena terbatasnya uang yang sobat bawa.
  • Hindari tempat nongkrong yang mengundang hasrat berbelanja. Misalnya saja di mall. Niatnya sih nongkrong, tapi gimana jadinya kalau udah ketemu barang-barang yang menggoda untuk dibeli?!
  • Sebelum membeli pikirkan fungsi jangka panjang dari barang yang akan dibeli. Terkadang kita membeli barang hanya karena kita suka barang tersebut, barangnya unik, lucu, keren atau apalah. Tapi kita juga harus memikirkan penting kah barang tersebut di kemudian hari, apakah akan terus kita gunakan, apa kita udah punya barang sejenis itu, mau membeli untuk dipakai atau cuma dikoleksi?
  • Tidak perlu memaksakan diri tampil up to date. Ini dia yang jadi penyakit bagi kebanyakan cewe, pengen selalu terlihat up to date apalagi dalam hal fashion. Sebisa mungkin para shopaholic harus menghindarinya, kalau perlu lebih baik anti-mode !! hehe..
  • Ubah mindset. Mindset apa yang diubah? Bahwa hidup itu jangan terlalu menuruti nafsu. Hidup sederhana lebih menyenangkan dan membawa ketenangan. Semakin sering menuruti nafsu hanya akan mendorong pada perilaku hedonis dan materialistis. Paksa diri supaya menjadi pribadi yang sederhana dan hemat.

sumber: http://pipa-biru.blogspot.co.id/2014/02/10-cara-ampuh-mengatasi-shopaholic.html

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *